Ke Atas ^

Artikel Terbaru


  • Menilik Dapur Penerjemahan Sastra #1

    Waktu awal-awal kuliah di Jogja, saya menemukan terjemahan Thus Spoke Zarathustra-nya Nietzsche di kos seorang teman. Meski kala itu saya belum pernah baca kritik apapun soal buku itu atau membaca…

    | Link | Dibaca : 73
  • Langkah Thendra di Jalan Sajak

    April, Haiku, Chairil   aku melangkah di jalan sajak- bukan buat ke pesta   **   Teruntuk Alit... Apa kabarmu? Masihkah kau berdiri di anjungan untuk meresapi "Cintaku Jauh di…

    | Link | Dibaca : 1504
  • Manusia di Tengah Keramaian

    Ketika membaca cerpen-cerpen Kuntowijoyo, selalu saja saya temukan hal yang sama: keramaian. Hiruk pikuk. Seperti ada banyak orang di sana. Banyak orang, dalam artian sesungguhnya. Hilir-mudik, saling menyapa, ngobrol, bertukar…

    | Link | Dibaca : 972
  • Ulid Tak Ingin ke Malaysia

    Bayangkan seorang bocah laki-laki yang gesit, lincah, sigap, giat, ligat, selalu ingin tahu, mukanya selalu merona, benaknya selalu penuh daya khayal, dan terkadang berpembawaan dramatis. Itulah Muhamad Maulid alias Ulid,…

    | Link | Dibaca : 1006
  • Hatiku dan Selembar Daun yang Jatuh

    Saya percaya bahwa puisi dituliskan untuk dibaca orang lain, yaitu siapapun yang bisa membaca karya tersebut. Ada banyak puisi yang bisa saya baca, dan lebih banyak pula yang belum bisa…

    | Link | Dibaca : 922

Ke artikel

Terpopuler Minggu Ini


  • hallo, Tuan orang asing..

    Hallo Tuan Orang Asing.. Sudah tujuh hari belakangan ini tidak bercakap – cakap denganmu, tidak membagi cerita padamu, juga tidak  bertegur – sapa. Rasanya seperti sudah bertahun – tahun lamanya. Bagaimana kabarmu sore ini? Sedang apa? Biar ku tebak; Kamu…

    | Link | Dibaca 117 kali
  • KETIKA TUHAN ALLAH KESEPIAN   Beberapa waktu setelah TUHAN Allah mengusir manusia dari Taman Eden, Allah merasa kesepian. Allah pun turun ke Bumi, tempat Dia membuang manusia. Allah berjalan-jalan di Bumi pada waktu hari yang sejuk. TUHAN Allah mencari-cari manusia…

    | Link | Dibaca 68 kali
  • PLEIDOI SEORANG PENYAIR

    PLEIDOI SEORANG PENYAIR   Pada suatu ketika di Indonesia RUU KUHP yang melarang Marxisme dan Komunisme pada akhirnya telah disahkan menjadi UU KUHP.   Alkisah, di Jawa Tengah ada seorang penyair yang sangat digandrungi oleh rakyat jelata. Penyair itu adalah…

    | Link | Dibaca 56 kali
  • cerita dini hari dan arus dalam bengawan solo, Solo, adalah bagaimana kita bertemu, kemudian berbincang dan berdua, seperti halnya makna makna yg lain, seperti halnya kata-kata yg lain, aku mencintaimu, itu saja adalah bagaimana kenangan itu ada, bagaimana aku menjadi…

    | Link | Dibaca 46 kali
  • BERDIKARI

    BERDIKARI   Pada suatu hari ada seorang aktivis dari Komnas Perlindungan Anak mendatangi rumah seorang petani. Aktivis itu heran karena anak si petani itu, yang berusia kira-kira seusia anak kelas 4 SD, hanya bermain-main di tepi sawah bapaknya, sementara anak-anak…

    | Link | Dibaca 27 kali

Ke ruang pamer

Diatra Bulan Ini



Blog Terbaru


Pesan Ayah
Tanah Lama
BIDADARI SURGA
KETIKA
Produktivitas Oh Produktivitas
Himpunan Semesta
Sarang-Kalong
coretan suka-suka

Almanak


Umpan balik

Kirim Umpan balik

Kirimkan keluhan atau saran mengenai situs baru ini :)