tengelam dalam jiwa hampa tak berujung
menyiksa rasa yang tak dapat lagi berkembang
menghamba pada pelik dunia fana
berhamburan pada titik kebosanan pikiran liar
menendang apa yang bisa ditendang
tanpa melihat lawan apa kawan
mengharap tahta kehidupan penuh gemerlap materialistis
dan meniggalkan kesan sepiritualis culturalis
bangga akan keggagahan monopoli kehidupan [Baca Selengkapnya]
repost aj, refresh karya yang dulu
(Fatamorgana)
oleh Melodyc Guitarista O'o pada 26 Agustus 2009 jam 4:55
Ktika dahaga pun trasa,
gurun sahara pun bgai kan lautan pasir yg tderai thempas udara,
ktka dahaga pun dtg aku hanya dpt meneguk sgla kering dlm tenggorokkan yg meradang,
berenang d antara butiran pasir,
mrupakan asa d dlm kenangan. [Baca Selengkapnya]
Tetes embun memberi secercah harapan
membawa aku kedalam lamunan
menerawang kedalam setetes impian
Embun pagi yang indah
membawa patamorgana
menelusup memberi ilusi masa depan
Patamorgana yang indah
terletak dalam lamunan yang nyata
Membawa jejak-jejak kehiduan
menggiringiku kedalam hayal dan kenyataan
Itulah patamorgana
tak ada ang nyata
hanya ilusi semata
semua halusi [Baca Selengkapnya]
- 1 of 303
- ››
catatan Q, hari ini aku sedang gundah, kenapa hidup ini selalu penuh dengan tanya?
tak ada kepastian, selalu berkorban...
catatan Q setidaknya kau selalu mendengarkan aku,,, ya hanya kau tak ada yang lain
bunda nan jauh disana biasanya bisa mendengar gundahku namun ya jarak itu yang memisahkan...
tanpa kau catatan Q pasti aku sudah ambruk dimakan cacing tanah, tergeletak tak berdaya [Baca Selengkapnya]
Kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati,
air matanya berlinang karena gubuk elitenya
kebanjiran lumpur panas limpahan kolam belakang.
Kasihan kaki mulusnya jadi terkena kutu air!
Kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati,
air matanya berlinang karena melon di dapur meledak ganas.
Kasihan padahal ia lagi senang-senangnya menggoreng peyek uang untuk dijual di warung Pak Sabar! [Baca Selengkapnya]
Sebuah senandung terdendang menggema
di reruntuhan dinding sebuah hati,
"Hei itu senandung cinta !" seru sebuah otak yang tersadar.
Hati menyahut lirih :
"Tak mungkin ini senandung cinta, kawan.
Senandung cinta pastilah sangat indah
dan pastilah pangeranku akan jatuh hati padaku karenanya".
Otak tersenyum manis dan kembali menyahuti kawannya dengan sadarnya: [Baca Selengkapnya]
- 1 of 145
- ››
Pengantar: Artikel berbobot ini sudah agak lama ditulis--lama dalam ukuran cepatnya persebaran informasi di dunia maya. Namun, tulisan ini masih tetap relevan untuk disimak dan publikasikan ulang. [Baca Selengkapnya]
Introduction
[Baca Selengkapnya]
Narsisius masih terpaku memandangi wajah kekasihnya. Dari aliran sungai itulah, Ia menemui detik bahagia, namun di saat yang sama, juga ketragisan hidupnya. Nemesis—”Dia yang meruntuhkan kesombongan”, telah menghukum Narsisius atas ‘kelupaan’nya akan Yang Lain, yang berarti hanya cinta pada diri. [Baca Selengkapnya]
- 1 of 11
- ››


