Ke Atas ^
  • Tanah Lama

    Di perumahan munggil yang pintunya masih terhubung dengan puskesmas tua. Tanah gembur basah, aroma lumut hijau dan jamur-jamur yang subur di ladang jagung belakang rumah. Hujan menari selayak surai kuda poni. Dipan bambu yang menggigil terbebani setumpuk buku-buku perpustakaan yang pernah aku pinjam di perpustakaan sekolah dasar dulu. Si Doel terbitan Balai Pustaka, seketika aku merindukannya, sampai sekarang masih belum aku kembalikan. Ada pula kisah tentang Asal Usul Nama Bangkalan,yang membuatku menyukai tentang cerita rakyat, juga kisah tentang Dipo si anak desa yang mengharukan. Oh iya, ada juga majalah Bobo, Xy Kids, Mentari, dan koran-koran lama tertibitan tahun 2004. Kemana kalian? Apa kabar di musim hujan, Januari ini ? Aku menyesal terlalu sibuk dengan boneka berbie baru, pasar malam, dan adik kecil yang kini sudah di tahun ke empat sekolah dasar, dan kami berpindah rumah sampai-sampai tak menghiraukan kalian. Jika memang telah terberai jadi tanah, jadilah uraian unsur hara yang masih menyimpan segudang kata-kata untuk dicerna di usus para Kopral-Kopral Kecil, Jenderal Kancil dan Puteri Malu.


     


    | Link | Dibaca 1965 kali
memuat Disqus ...

Diatra Bulan Ini



Almanak