TS Pinang

Menurut Saya Menulis Tidak Begitu Penting
Submitted by titiknol on Thu, 03/13/2008 - 06:24.Dalam acara-acara motivasi bagi para calon penulis atau di buku-buku dengan topik sejenis, sering diungkapkan betapa pentingnya menulis itu. Seolah tanpa menulis kita seperti berada dalam kegawatan sakaratul maut. Beberapa kawan menganggap menulis sebagai satu-satunya cara menampilkan kehadiran dirinya di dunia ini.

Saya Malas Membaca Buku
Submitted by titiknol on Wed, 03/12/2008 - 10:46.KONON, seorang penulis mestilah seorang pembaca yang rakus. Ini bisa dilematis. Jika kita sedang menulis, kita tak punya kesempatan membaca referensi lain, kita hanya bisa membaca yang sedang kita tulis saat itu. Jika kita sedang membaca, begitu asyiknya, kita otomatis 'lupa' menulis. Kadang-kadang, saat sedang nafsu-nafsunya menulis, bahan bacaan lain harus menunggu. Begitu juga sebaliknya.

Narasi Jazz dan Puisi Abstrak Expresionis*
Submitted by titiknol on Sun, 03/09/2008 - 09:28.SEJAUH menekuni puisi aku sampai saat ini masih mempercayai puisi itu semacam musik jazz yang penuh kelok-tikung improvisasi yang pada titik-titik tertentu bisa begitu jauh melenceng dari komposisi standar, tapi selalu ada saatnya kembali ke piring saji. Ada tarik ulur antara kenikmatan yang nyaman dan kesumbangan yang disengaja untuk mengganggu, menggelitik, menggoda, mengusik.

Just A Dream
Submitted by titiknol on Sun, 02/10/2008 - 13:56.MEDIASASTRA.com, a new website for literary works, is to me a bit special. It is different from other online writing websites for this website is organized mostly by university students majoring literature. Meaning, this website promises more perspectives on literary works. As a self-learned writer, especially of poetry, I find this website very useful for its content about theoretical matters.

Poetry Writing from The Speaker of English as a Foreign Language's Point of View
Submitted by titiknol on Mon, 02/04/2008 - 14:35.To be honest, I do not really write English poetry very much. First reason is my English is so Indonesian (or even Javanese?) since I did not acquire my English from any formal schools. It is quite hard for me to construct sentences as naturally as the native speakers do. Perhaps that is the reason why my English poems are usually unnatural in their expressions.

Recent comments
5 hours 14 min ago
9 hours 2 min ago
9 hours 6 min ago
9 hours 25 min ago
2 days 13 hours ago
3 days 3 hours ago
1 week 1 day ago
1 week 2 days ago
1 week 2 days ago
1 week 2 days ago