Tentang Ke-aku-an-ku..

Catatan Hariannya dEnty_curLy

dEnty_curLy's picture
Oleh kawan dEnty_curLy, Rabu 15-10-08 17:21

Menjadi sebuah kesulitan ketika keputusan menonton film laskar pelangi dibarengi dengan keputusan untuk menonton film itu secara utuh -bukan sekedar novel yang difilmkan- hingga nantinya mampu menangkap esensi semangat dari pesan yang ingin dihadirkan.

(uehhe, mau sok ngeriview film yg santer diomongin nih:) ) [Baca Selengkapnya]

Kategori:
dEnty_curLy's picture
Oleh kawan dEnty_curLy, Senin 13-10-08 21:38

Pertanyaanku sederhana, apa yg ditawarkan dari SASTRA? Uh, aku bingung kenapa hari ini aku berangkat ke kampus untuk belajar struktur kalimat, menerima tugas book report, lalu sampe rumah menjumpai pernyataan, kamu kuliah sastra tapi jangan terlalu nyastra ya.. ga usah terpengaruh ikut jadi sastrawan!! buset!! Surprise

dEnty_curLy's picture
Oleh kawan dEnty_curLy, Selasa 23-09-08 07:29

Photobucket

Kepada ilalang aku hendak bercerita
Tentang mimpi-mimpiku yang akan selalu ada
Ku simpan rapat dalam hatiku, jiwaku, sukmaku
Kalau itu belum cukup,
Ku simpan juga dalam aliran darahku,
pori-pori jantungku, ruang kepalaku,
ujung kukuku, telapak tangan dan kakiku
Kalau itu ternyata masih kurang,
Ku simpan pula dalam ucapku, tulisan tanganku,
Kugoreskan di pohon, di meja, di kursi,
tato di kulitku, dan di manapun juga [Baca Selengkapnya]

dEnty_curLy's picture
Oleh kawan dEnty_curLy, Selasa 23-09-08 07:20

PhotobucketPikirkanlah! Seandainya dunia berjalan tanpa waktu…

Nggak ada siang nggak ada malam. Nggak ada masa lalu atau masa yang akan datang. Nggak ada masa muda atau masa tua… Yang ada hanyalah dunia tanpa waktu.

Pikirkanlah! Seandainya dunia berjalan tanpa waktu…

Nggak akan ada sesal. Nggak akan terbayangkan maaf. Nggak akan pernah rindu. Nggak akan ada ucapan syukur. Yang ada hanyalah dunia tanpa waktu. [Baca Selengkapnya]

dEnty_curLy's picture
Oleh kawan dEnty_curLy, Senin 22-09-08 21:39

PhotobucketKala ku terduduk lesu dalam balutan busana kehampaan.
Kau datang, memberiku harapan.
Kau temani aku bangkit pada dunia suci yang terakit.
Lama.. hingga akhirnya melenyap. Meninggalkan hati senyap.
Dalam pikuk meragu, masih ku setia menunggu. [Baca Selengkapnya]

Kategori:
Sindikasikan konten