Ke Atas ^
  • Lokasi: Yogyakarta

  • Diatra sejak: 04 Juli 2011

  • Jumlah cipta: 47

  • Jumlah komentar: 0


  • Login untuk berpesan

doni agung setiawan


  • Nama depan : Doni
    Nama belakang : Setiawan

Cipta


  • 10 Juni 2014

    Serangga malam berbisik pada rerumputan: "Rindukah kau pada tiap-tiap tetes hujan?" Rerumputan menggeliat, membenahi tidurnya yang telah berdebu, "Tidurlah, simpan nyanyianmu untuk malam berikutnya, besok pagi-pagi aku harus kembali menjemur…

    | Link | Dibaca : 793
  • Malam Hari Bersama Langue dan Parole

    Ini adalah puisi, menurutku: Di jalan raya, tengah malam, agak sepi. Dua sepeda motor melaju dengan sangat kencang, suara knalpotnya bising sekali. Satu sepeda motor di depan, satunya di belakang.…

    | Link | Dibaca : 1038
  • 3 Januari 2014, 11:43 pm

    Aku melihat tubuhmu menari bibirmu bernyayi lewat vidio yang telah ku unduh dari internet. Setiap malam kuputar vidio itu, lalu aku melihat tubuhmu menari bibirmu bernyayi lalu aku jatuh cinta.…

    | Link | Dibaca : 1182
  • Puisi Aku

    Puisiku adalah pedih yang kepadanya ia bertutur kata adalah aduh untuk aku sejenak berteduh Puisiku bukan hal yang besar, melainkan kesunyian kecil: Tempatku kehilangan bahasa, kehilangan cara untuk menyatakan bahwa…

    | Link | Dibaca : 890
  • Rumah

    Kita tak sedang pergi kemanapun, melainkan masih sibuk untuk beranjak dari tempat ini, menuju tempat ini lagi, meski sering kali kita merasa tak sedang berada di tempat ini. Lalu kita…

    | Link | Dibaca : 1140
  • Reinkarnasi Ingatan

    Yang ingin kutuliskan padamu adalah sepiring kangkung yang pernah kita kunyah ketika kita terperangkap hujan. Waktu itu dapur kita tak pernah sepi, dan kita tetap tertawa meski hanya merebus alat-alat…

    | Link | Dibaca : 1151
  • Fragmen 1

    Suatu malam, dua orang yang hanya ingat jam, bulan, dan tahun sebagai penanda waktu pada keseharian yang itu-itu juga. Dua orang yang hendak beranjak tidur. Handphone telah dimatikan. Tinggal lampu…

    | Link | Dibaca : 860
  • Kisah Kita Sebelum Senja

    Kisah kita kasihku, seperti karet ban yang terapung di samudra rongsokan. Mimpi kita kandas di dapur, turut larut bersama garam, geram, dan kemiskinan. Seperti apa wajah kita kasihku? kita selalu…

    | Link | Dibaca : 1211
  • Di Tepi Hujan

    Cinta jatuh seperti butir-butir hujan sore ini yang tak pernah bisa kubungkus dengan selembar kertas kado, atau kutulis seperti aku menulis kata-kata pada wall facebook. Cinta jatuh berbunyi rintik-rintik tanpa…

    | Link | Dibaca : 972
  • Di Tepi Aquarium

    Kupagut kemarau di bibirmu selama mungkin, selagi aku adalah debu cuaca yang bergeming sejauh angin menerbangkanku dari segala mata arah.    Aku ingin hinggap pada bibirmu selama mungkin,  sebelum kau…

    | Link | Dibaca : 921

Muat Lainnya

Diatra Bulan Ini



Almanak