Ke Atas ^
  • Lokasi: Maumere

  • Diatra sejak: 22 Oktober 2013

  • Jumlah cipta: 7

  • Jumlah komentar: 0


  • Tentang

    Saya suka merenung di dalam dan di luar kamar.


  • Login untuk berpesan

Eto Kwuta


  • Nama depan : Eto
    Nama belakang : Kwuta
    Buku kesukaan : Sastra dan Filsafat
    Moto hidup : Scribo ergo sum

Cipta


  • Sastrawan Perlu Gelisah

    (Sebuah Catatan Reflektif untuk Mario F. Lawi) Oleh Eto Kwuta  Mahasiswa STFK Ledalero. Tinggal di Wisma Arnoldus Nitapleat   Beberapa hari lalu, saya mengomentari puisi Diana Timoria yang di-tag pada…

    | Link | Dibaca : 1556
  • Kritikus Mencari Posisi?

    (Tanggapan Atas Opini John Mai) Oleh Eto Kwuta Penghuni Wisma St. Arnoldus Yansen-Ledalero Pos Kupang edisi Sabtu, 15 Maret 2014 menurunkan sebuah opini John Mai berjudul; Kritikus Mencari Posisi. John…

    | Link | Dibaca : 1368
  • Diam-Diam Menguak Warna (Sebuah catatan kepada Kelompok Seni Rupa Ledalero Arts)

    Oleh Eto Kwuta Mahasiswa STFK Ledalero. Tinggal di Wisma Arnoldus Nitapleat Pameran seni rupa di galeri atau pada acara semacam bienial dan festival memang biasa, tetapi ada pameran di sebuah…

    | Link | Dibaca : 1537
  • Musim Kemarau

    Kami melihat daun-daunmu gugur Jatuh dari rantingmu (Seperti itukah kamu?) Melahap basah-kering sementara angin ikut mengering tanah, batu, kayu, jalan, dan semuanya kering berkeping Dan kami hanya diam   Kami…

    | Link | Dibaca : 858
  • Maya

    Maya, Sebentar lagi fajar lembut merekah Mengapa mimpimu tak kunjung terjaga?   Di dunia ini Tak ada yang abadi Mari kenakan senjata cahaya Mumpung pagi sebentar  lagi datang   Maya,…

    | Link | Dibaca : 836
  • Menuju Bukit Golgota

      Wajah senja yang mencumbu via dolorosa Memaggut pula tubuh pecah berjalan letih Menuju puncak kedurjanaan itu. Seperti ranting patah terkulai Dia mengayu kayu juga bebatuan, memburu secangkir anggur Lalu…

    | Link | Dibaca : 990
  • Sajak Orang Berdosa

    Aku debu pada kaca Hanya setitik nila pada susu sebelanga Seperti kayu pada perapian Sekali berarti setelah itu abu   Apakah tak ada jalan kembali untuk yang salah?   Aku…

    | Link | Dibaca : 964

Muat Lainnya

Diatra Bulan Ini



Almanak