Duri dalam Dekapan

Sri Novita Yanda's picture
Oleh kawan Sri Novita Yanda, Kamis 05-11-09 20:18

Terus melimpahkan sesal meniti jemari Zaman yang tak kekal, aku merintihkan rasa yang sudah membasi diantara kemalangan kalian.
Bak ratu yang agung di istana cinta, aku mempesonakan kalian para budak pemanah yang sesat saat badai keremajaan. Kalian yang melingakarkan hati bersumpah mengabdi pada keagungan cinta ku... Dan, aku yang agung ini bersemayam dalam ribuan dendam pada adam akan membalas kebejatannya pada budak-budak ku...
Sampaikan ribuan rayuan munafik yang seutuhnya adalah duri didalam karung bualan semata. Smentara yang kalian sadari cinta sebenarnya dari aku yang maha sempurna untuk kalian... Tapi, kalian adalah budak-ku yang malang pada dekaman munafik-ku... Hingga kalian melayang saat aku membawa kalian terbang melewati cakrawala cinta hitam-ku... Dan, tanpa kalian sadar, akan ku hempaskan kalian kepermukaan racun yang menyayat-nyat hati kalian yang biru karena ulahku...
Dan, kepada budak-budakku yang malang...
Telah ku ukirkan kata-kata maafku yang menjadikan kalian penjaga hati-ku sebagai budak-ku...
Dan, Aku bersedia memanjatkan taburan dendam kalian agar kalian melupakan kebejatan cinta-ku...

Apresiasimu: None Apresiasi: 2 (1 Apresiator)
Kategori:
arsa's picture
aku
Komentar dari kawan arsa, Kamis 05-11-09 23:29
2

kata2nya sadis..,
menandakan bahwa -pernah- ada luka yang -mungkin- sampai saat ini belum -sempat- terobati..,
atau mungkin tak kan pernah terobati..,