Ibu Pertiwi
Kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati,
air matanya berlinang karena gubuk elitenya
kebanjiran lumpur panas limpahan kolam belakang.
Kasihan kaki mulusnya jadi terkena kutu air!
Kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati,
air matanya berlinang karena melon di dapur meledak ganas.
Kasihan padahal ia lagi senang-senangnya menggoreng peyek uang untuk dijual di warung Pak Sabar!
Kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati,
air matanya berlinang ketika tahu emas intan di perut dompetnya
nyaris tinggal terkenang, dipakai ayah untuk merawat judinya.
Kasihan, Ibu bisa melarat!
Kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati,
air matanya berlinang saat bercermin dan melihat makeup di wajahnya nyaris kadaluwarsa.
(office,19/8/10,15:59)




allusion yang menarik. menyitir lagu..
dan yang saya sukai karena merupakan puisi yang menjadi kritik sosial.
tapi aku mempertanyakan kenapa dipakai ayah berjudi? juga kenapa make up kadarluwarsa? kenapa pakai ayah berjudi bukan diambil Paman Sam, yang akan menjadi kritikan terhadap pencurian freeport. juga kenapa pakai make up, seakane mementingkan penampilan? apa ibu pertiwi tidak up to date?