kepada Putri Nada
Maaf nona ,
maaf jika aku benar-benar suka .
dari nada pertama ,yang kau gesek rata
hingga masih hangat,lekat ditelinga.
lengking dawaimu ,jiwa keringku ..
yang bercerita , yang kurang asa .
Maaf nona ,
maaf jika aku mencuri semangat dari bayang-bayangmu .
sebab aku telah sandarkan .
tubuhku yang kasar, digelap, disepi,dimimpi..
merapal doa ,
membaca makna .
aku simpan beberapa lembar lukisan ,
satu tentang sayu matamu .
satu saat kau meramu senyummu .
satu ketika gundah gelisahmu .
semua kusimpan dibawah panggung tempat kau berdiri.
Maaf nona .
demikianlah indahnya ..
aku kau buai ,
( aku angin dan kau kapas )
indahnya engkau menari ..
samar-samar sama ..
saat ..
indahnya cinta saat perpisahan ..
terimakasih ...
dari sepi ..
dariku ..




sangat indah dan meluluhlantahkan.
blackishangwonderingabouttheladywhositsbesideherallthistime,maygodblessusfinally
waah ..kayak gempa aja ..
hehehe
Ponco Kusumo