Ke Atas ^
  • Senja Merah

     Menawar jejakmu,

    seperti kembara menapak jejak

    pada gerimis

    pada pekat

    dan ketika lena mengepak dalam lara

    terbanlah segala nestapa

     

    Menangislah,

    manakala keinginan menyatu

    lantaran untaian mutiara berpendar

    menyapa hari yang kian labil

    kita di sini

    masih saja setia akan sekelumit makna

     

    Gilang kencana senja masih jingga

    namun masihkah genta itu merana ?

    ah, jika senja itu bisa menjelma nirwana

    maka tiadalah kata bersirat makna

    dalam liku labirin kurangkai kata

    mengiringi jatuhnya hari

    dan kini adalah pekat kian gulita

    lantaran usia semakin renta

     

    Sahabat,

    senja selalu kemerahan

    namun pernahkah merah jadi keemasan ?

    merenunglah, met ultah !

     

    Bangko, 2005-2011


    | Link | Dibaca 654 kali
memuat Disqus ...

Diatra Bulan Ini



Almanak