Alone

 gambar Sri Novita Yanda
0
Penilaian Anda: tidak ada

Risau hati yang terbendung
Memurka pada nafas ku
Menerjang kasar batin ku
Hingga ku terisak menghiba

Adakah yang peduli???
???
Adakah yang menepis luka ku???
???

Terus kata tanya “mengapa”
Yang kalian cetus pada isak ku...
Dan...
Sisanya kekosongan yang hitam terus menerpa ku
Menerkam ribuan tawa yang harusnya meledak diantara kalian
Mengalir bagai air di kala purnama hitam
Menyambar bagai petir kala badai...

Tapi...
Adakah kalian sadar tentang aku???
Tidak!
Kalian hanya terdiam dalam durja ku
Membiarkan...
Aku terus merenung tanpa ada yang perduli
Walau ku merintih...

Hendaknya ada sebuah bunga untukku
Tapi jangankan bunga
Riuh canda pun tak kudapat...

Dimanakah aku sekarang???
Adakah ku hidup beramai???

Tapi...
Dimana mereka kala ku kalut???

Mungkin...
Esok, Lusa, dan seterusnya...
Ku kan terisak sendiri lagi...

......