Mengartikan Sawahlunto Pada Sepuluh Nyawa Penambang

 gambar Alwi Atma Ardhana
5
Penilaian Anda: tidak ada Rata-rata: 5 (1 suara)

Mengartikan Sawahlunto Pada Sepuluh Nyawa Penambang

(untuk sepuluh penambang
yang terkubur
di Sawahlunto
dan rakyat Indonesia)

sepuluh suara gemeretak gigi menahan capek terkubur di perut mu
sepuluh penggalan nafas tersengal-sengal doa agar diberi kekuatan terkubur di perut mu
sepuluh keluarga mimpinya akan bayaran hari ini atau sekadar berkumpul sore ini terkubur di perut mu
sepuluh pulang kau khianati hari ini dengan amukan tanah mu
seperti ronta seorang bocah ingin pulang ke pelukan ibunya

Sawahlunto meronta ingin pulang
pulang ke pelukan rakyatnya yang berpuluh tahun
bergumul dengannya,
membagikan suara gemeretak gigi, penggalan-penggalan nafas,
dan tetes keringat sebagai tanda kesetiaan

Sawahlunto meronta ingin pulang
maka dipeluklah erat sepuluh rakyatnya
dibawa pulang dalam-dalam
dibawanya mereka menjauh
dari kepalsuan penggunaan harta miliknya

Ia tak mampu lagi rela
membiarkan mereka yang menunjukkan kesetiaan begitu hebat
diperas keringatnya
dan hasil keringat diangkut ke negeri orang

Sawahlunto tak rela
tak rela dirinya dijadikan ibu atas eksploitasi, pemerkosaan alam, dan perbudakan
Sawahlunto meronta ingin ingin pulang
pulang ke pelukan orang-orang yang mencintainya
Sawahlunto milik Indonesia
ada untuk Indonesia
dan rakyatnya,
bukan perusahaan-perusahaan asing yang
tak kenal kata “setia” padanya

alwiTHELONEWOLF
Awal Juni 2009
Yogyakarta

 gambar race sky
25.5

memang..... harus kembali.......