TUHAN JALANAN

 gambar Alwi Atma Ardhana
0
Penilaian Anda: tidak ada

di jalanan apa yang kau sembah?

tuhankah?
tuhan yang bersabda tanpa jeda
dan dimitoskan tanpa cela,
dalam gema lonceng-lonceng,
toa-toa dan kentongan-kentongan
sampai sempritan,
menyamarkan tebakan, pilihan dan ancaman

agamakah?
yang dijalanan
mengejawantahkan diri
jadi kotak sumbangan
beralamat entah,
menggangu tidur siang
para pengangguran dengan dogma minta-minta

ideologikah?
dalam kibaran bendera diujung-ujung bamboo taman-taman kota,
menyalhartikan padi dan kapas
bulan dan bintang
cangkul dan arit
dan selokan dan parit
dan segala kepala binatang yang halal dicoblos

atau perutkah?
perut kosong melompong
seompong jerigen dan tabung gas kosong,
ya, ternyata perut kosong yang kita sembah dijalanan,
perut kosong yang tak hamil
tapi melahirkan lonceng-lonceng dan beranakpinang
hingga kotak sumbangan beralamat entah dan kekuasaan dari bendera entah

ya, perut kosong yang kita sembah dijalanan
karena memang cuma perut kosong yang bisa bikin jalanan gosong.

alwiTHELONEWOLF,
Mid of August ‘08