Aku dan Soneta
Jakarta, 3 Desember 2009
Entah darimana aku mulai cerita
Awalnya sih biasa saja
Lamat laun kutatap tubuhnya
Apik nan teratur rupanya
Diam-diam ku sapa ia
Sekedar berkenalan sahaja
Siapakah gerangan dirimu?
Mata tersipu hati terpikat parasmu
Tataan aksaara begitu merdu
Membuat cinta semakin menjamu-padu
Sekarang atau sampai nanti esok
Hayatmu tetap elok
Soneta sapaan ayumu
Semakin bergaung resonansi dalam kalbu



