Aduhai rinai
Aduhai rinai tarik ulur menggenggamku
mengapa tak jujur saja
padahal tetesmu sudah di sekujur tubuhku
telah cukup menepikan aku
apa lagi yang mesti dijabarkan
aku iringi saja kau aduhai
aku akan menari bersamamu
bersama dingin, bersama gigil
bersama ngilu di tubuhku
aku akan mengikuti iramamu
seperti apa pun kau padaku
duhai rinai, tikam saja aku
jangan usai selagi aku masih mampu
aduhai rinaiku!
TelukKuantan; 27 Februari 2010



