aku senang melihat daundaun dan ilalang yang diam malam ini
langit khusyuk memalingkan wajahnya
lubang jendela mengajakku bermain pada kenangan yang gugur
lalu kelam pada setiap cerita yang selalu membawa wajahmu
dan kita seperti tak peduli pada jejak rindu yang mengacak-acak
kamar sunyiku
angkasa tak mengizinkan bintang berbicara sedikitpun
lalu aku sendirian memejamkan mata yang rapuh di bawah
lampu jalan: rumah yang enggan berkabar ke mana jalan menuju
lautan.
kerinduan pada senyum kawankawan di antara bunga yang mekar
telah mengundangku berlayar pada mimpimimpi pelabuhan tempat kau
dan aku bertukar pinjam kebahagiaan
tapi mungkin aku akan datang pada saat kau, kau dan kau pergi meninggalkan
jam-jam rindu, ketika mata masih enggan menatapmu
percayalah, aku akan menyerumu suatu waktu, dengan penuh sungguh
2009



bagus..
jam-jam rindu, ketika mata masih enggan menatapmu
aku tidak ingin kata "mungkin", aku mau, kamu datang saat aku merindukanmu, saat kita berada di satu garis waktu,
karena kerinduanku menyesak jiwa hati dan nafasku...