Dusun Mindi

 gambar arjusa
0
Penilaian Anda: tidak ada

Ya kanca...
Turunen dusunku
Siti kang subur
Rakyate pada makmur

Warga pada mepeperi
Dusun Mindi kang asri
Rakyate ngertu budi
Pemimpine kabeh ahli

Saben wong mriksani Mindi
Ngucap puji kagungan ILLAHI
Siti di beber ten dusun Mindi
Kanggo tuladha ing candi kita

Dusun Mindi...
Mbiyen mong rawa kang medeni
Nangeng sakniki...
Dadi dusun seng diajeni

Merga kiprah
Mbah Ahmad Darman
Rawa kang medeni
Sak niki...
Dadidusun kang asri

Puisi ini saya buat ketika ada tugas untuk membuat puisi bahasa jawa.
Puisi mengartikan bahwa saya sebagai dusun Mindi bangga dengan apa yang dimiliki dusun Mindi.

Saya mohon puisi menjadikan periksa bagi penyair, apa yang kurang dari puisi ini.

SALAM ARJUSA #:S

 gambar Kandas

Kurang?..... :/

Jangan pernah mencari kekurangan dalam puisi entah itu bahasa apa saja...
kalo kita bilang puisi itu kurang bererti kurang banyak jumlahnya saja...

puisi adalah kata hati sekaligus ekspresi diri saat puisi itu terjadi... dan...
bukan karena ditambahi atau di kurangi..
kalo kita buat puisi tapi masih ditambahi dan dikurangi itu sama saja kita membohongi diri...
karena puisi adalah curahan hati yang jujur tak perlu koreksi..

Kalopun kita edit itu semata menjaga hati.... yaitu jaga hati bagi orang-orang yang bisa jadi sakit hati karena ekspresi diri kita..

kita kan hidup bermasyarakat jadi harus pertimbangkan sekeliling kita dan sesuaikan dengan kepantasan berkespresi,,,

Dulu orang sering bilang bebas tapi terbatas
kalo saya bilang bebas ekpresi tapi harus dengan hati....

Gunakan gaya puisi yang berbeda dari kebiasaan orang-orang maka anda luar biasa!

 gambar Nur rochim

Saya setuju sekali dengan mas kandas..
Puisi adalah luapan hati..

 gambar arjusa

terimakasih ayah,
kemudian trik untuk membuat puisi disukai tanpa harus dibacakan itu apa ya yah?
karena teman saya kalau melihat puisi saya hanya bilang biasa saja baru setelah saya baca mereka mengatakan bagus. Laughing out loud