SAJAK SUNYI
dalam tabung televisi
hari-hariku membangun
biografi duri-duri abadi
hingga huruf-huruf namaku
berserakan
tergolek lemah
dimana bayang membias
jadi telaga
mengejar ajalku
dalam tabung televisi
hari-hariku membangun
biografi duri-duri abadi
hingga huruf-huruf namaku
berserakan
tergolek lemah
dimana bayang membias
jadi telaga
mengejar ajalku
Sampai dimana hariku
Tiada siapapun
Hanya aku
Di keheningan