UNTUK INDONESIA KITA
UNTUK INDONESIA KITA
kemuning mengembang terbakar senja
lentera itu berkedip,
sisipkan surat di bawah awang awang
kami lelah tuk menapak
hingga tapak kamipun tak berbekas
melalui pena ini kami berikrar
negri kami satu . . . . .
untuk itu
bantulah sang garuda terbang
karena diantara celah celah sayapnya jutaan harapan di pertaruhkan
dan bentangan sayap itupun mewakili semangat
bangsa, bahasa dan jiwa
terkekang serangkaian kebimbangan
perjalanan ini belum usai
bahkan tak akan pernah usai
tampar . . . . .
tamparlah muka yang tak bisa menunduk ini
sekilas kisah negri terpuruk
dada tegak tak bisa membungkuk
resapan membekas di dahi
mata buta tapi hati tak buta
karena nurani ini untuk Indonesia kita
by. Indra Saputra




Karena ini memang kepunyaan kita, sebusuk-busuknya kotoran dan borok toh itulah tempatnya lalat. Rakyat seperti mempercayakan nyawa kepada sang pembunuh, tapi mungkin sebelum kita mempertanyakan hasil dari tuan pemerintah, alangkah baiknya kita pertanyakan juga tentang apa yang telah kita berikan untuk sebuah negara yang kita "cintai"
tugas para tinta pekat adalah entah, kupikir bungkam mengelam bicarapun terdera