Doa Sang Debu
Tuhan...serak tenggorokan hati
Layangkan jeritan pada angkasaMu
Samudera mata air mata
Kering pada dangkalnya sanubari
Mengendap pada dangkalnya keterbatasan pikir
Tuhan...jangan pedulikan raga ini
Aku hanya segumpal daging bakal membusuk
Namun tengoklah kesucian pada jiwa
Meski setitik berkatilah itu sebagai yang berarti yang ku punya
Tuhan...apakah Kau dengar bisikan ini..?
Dia memanggilMu,Tuhan Tuhan Tuhan
Ya aku tau Kau tak tuli,Kau dengar jerit itu
Kau menyimpannya sebagai ujian
Maka kuatkanlah jiwa ini
Tuhan...jika badai ini kehendakMu
biarkan aku terhempas di buainya
Aku percaya Kau akan menopangku
Untuk kemudian berjalan bersamaMU




debu pun memiliki arti