Mengapa Tak Juga Usai
Tidakkah usai rindu yang kita miliki
setelah reda rinai gerimis di tepi senja yang kita lewati
lalu mengapa kau tak jua henti mengurai benang pintal yang kita jalin bersama
setelah sekian lama tak ada kabar berita
Ah
teganya kau buat aku merana dalam ratap dan asa
yang tak kunjung tiba
meski sejujurnya aku tlah melupakan segalanya dengan selaksa upaya
Mengapa tidak kau tikam saja aku
biar tak lagi mampu merasai rindumu
yang kembali datang meski jarak dan waktu tlah menjadi usang
Mengapa tidak kau lumat saja aku
biar hasratku tak lagi membara
meski kau tahu rindu ini tak pernah usai
tersulut emosi dan fatamorgana
Ah
mengapa tak juga usai
meski rinai di tepi senja selalu menikam jejak langkahku
di atas tanah yang semakin rapuh
by : akholily
Ciputat, 2 Maret 2010



