Kau bilang hujan turun
Kau bilang hujan turun
menghapus terik berbulan-bulan saat siang,
gigil berminggu-minggu saat malam
Kau bilang hujan yang ini turun
untuk menyejukkan siang,
menghangatkan malam
Sirna panas-terik
Sirna gigil-pekik
Lupa kita pada terik
karena hujan turun, kau bilang
Lupa kita pada gigil
karena hujan turun, kau bilang
Karena hujan turun, kau bilang
awan jadi selongsong
peluru sudah membumi
Karena hujan turun, kau bilang
debu kemarin jadi lulur longsor ke selokan
sudah boleh dilupakan
Karena hujan turun, kau bilang
terik akan mengamuk
meminta kala lebih panjang
Karena hujan turun, kau bilang
gigil akan mencambuk
merebut setiap jengkal-udara saat malam
Karena hujan turun, kau bilang
terik dan gigil akan merebut tahta
kembali berkuasa
Dan hujan yang turun hari ini
tak mau menyesali diri
berjanji dia akan turun lagi
esok hari...
(UNTUK PAPUA)
Yogya, 23 Juli 2009




cuma aku yang bilang...
padahal aku seringkali panik dan semua kosakata itu hilang..
aku bilang hujan...
ternyata cuma embun turun dari dahan..
cuma aku yang bilang, tuan...
jangan terlalu percaya..
karena mungkin aku lupa definisi hujan...
Seperti biasa, you're an artist in designing words so well, and you deliver the message. Miss you all at "Sastra" ...
Ree Risna:
"Karena mungkin aku lupa definisi hujan", kau bilang
maka kau baiknya belajar untuk percaya diri...