materialistis kawan
tengelam dalam jiwa hampa tak berujung
menyiksa rasa yang tak dapat lagi berkembang
menghamba pada pelik dunia fana
berhamburan pada titik kebosanan pikiran liar
menendang apa yang bisa ditendang
tanpa melihat lawan apa kawan
mengharap tahta kehidupan penuh gemerlap materialistis
dan meniggalkan kesan sepiritualis culturalis
bangga akan keggagahan monopoli kehidupan
hiruk pikuk dunia gila yang semakin konyol
menindas dinilai sebagai sebuah poin kemenangan besar
tertindas hanya dibolehkan untuk kaum-kaum reformis
standing aplause untuk catatan akhir tahun borjuis
rautan muka masam untuk gembel-gembel pinggir jalan
bukankah neraka dan surga itu sudah kau dapat dari kehidupan imaginer realistis
tak hanya untuk hari-hari yang akan datang



