Bakso Barito di Depan Makam
Penulis:
Tanggal Publikasi: 23 Oktober 2010
Tanggal Publikasi: 23 Oktober 2010
- Genre: Puisi
- Bahasa: Indonesia
- Label: vanbasten88
(1 suara)
Di pangkuanku,
sepuluh tahun yang lalu
gadiskecilku bertanya:
Yah, di manakah Barito
dan lebarkah sungai Mahakam?
Tadi malam
sehabis makan,
perawanmudaku bertanya:
Pap, bolehkah aku bertato
dan jalan-jalan ke kelab malam?
Aku bilang:
sayang, beli bakso di depan
bungkus satu bawa ke makam.




dunia semakin tua bukan? :l
Mungkin tidak juga. Bisa jadi alam pemikiran kuno yang muncul kembali ke permukaan. Primitivisme yang tampak manis belaka. Untuk menghadapi yang seperti itu lebih baik memakai budaya, cara terhalus di dunia.
Tengs.
"Untuk menghadapi yang seperti itu lebih baik memakai budaya, cara terhalus di dunia."
standar budaya seperti apa? apalagi di indonesia, banyak sekali suku bangsanya bang..
satu menganggap ini baik, yang lainnya berbeda. sekarang "A" itu baik, belum tentu besok "A" masih dianggap baik.
Pertanyaan yang sulit.... oke, ganti saja "budaya" dengan "pendekatan batin". Habis perkara, kan?