Ke Atas ^
  • Berhati, Sakit..dan Tak Bahagia

    Terhempas disudut hati yang tersakiti Tak membuatku lemah bahkan berpikir tuk menyerah Ribuan mata pisau yang kau hujamkan setiap hari Tak menyurutkan harapan tuk tetap meraih bahagia Kau yang kucinta ternyata adalah penyiksa Begitu senang setiap melihatku menderita Tak tahukah bahwa hati ini begitu terluka Tak lagi dapat merasakan apa yang seharusnya dirasa Namun aku takkan meyerah dari suratan takdir yang tertera Melangkah adalah satu-satunya pilihan yang kupunya Sebagai tahap awal menyembuhkan semua luka Hingga saatnya diri ini menemukannya Wahai kau bahagia..

    | Link | Dibaca 727 kali
memuat Disqus ...

Diatra Bulan Ini



Almanak