untuk isteri dan anaku
Dengar kataku ini kasih,
Bila malam tlah menjadi terang .
Apakah aku akan tetap menjadi seperti ini?
Bila siang tlah menjadi kelam,
Apakah aku akan tetap menjalani seperti ini?
Kasih, aku menunggumu menyelesaikan baju bajumu,
Kita khan pergi berjibah di medan perang,
Aku mengongkang senapan,
Sedang kau membalut luka luka peradaban,
Dan cepat cium keningku, sebelum aku mendahuluinya,
Bekaskan sedikit saja rasa tentang keadilan,
Biarku berperang dengan tenang,
Dan untuk kau anak anak ku,
Diam sajalah nak di rumah,
Tunggu kami dengan sambutan ,
Nak, jika ayah dan ibu tak datang,
Persiapkan segalanya di rumah ,
Akan datang arak arakan dan seruan kebahagiaan,
Karangan bunga akan menghiasi taman halaman depan,
Dan kuminta benar padamu,
Jadilah seperti yang melebihi kami,




situasi...oh si-tuasi. manakalai kedamaian adalah saling menikam, maka peperangan adalah!.
tanga tanda
bagus