http://oase.kompas.com/read/2011/09/28/16094423/Sastra.Indonesia.Tersendat.Masalah.Bahasa???
Kayaknya yang punya masalah dalam artikel tersebut bukan Sastra Indonesia tetapi Andrea Hirata. Dia punya masalah ga bisa bahasa asing makanya bukunya ga bisa dia sampein kepada peserta Ubud Writers festival yang notabene kebanyakan orang asing. haha mau menjadikan Andrea Hirata sebagai Sastra Indonesia. Aneh sekali. Trus kenapa juga kualitas karya harus diukur lewat seberapa sukses karya tersebut di luar negri. Lebih aneh lagi pendapatnya Andrea Hirata kalau dia harus mulai menulis dalam bahasa Inggris.
sah-sah saja sih kalau sudah sukses di pasar buku, tapi aku ga setuju kalau Sastra Indonesia disejajarkan dengan nama Andrea Hirata. berlebihan itu. Ga perlu ditawar-tawarin kalo emang bagus pasti karya sastrawan Indonesia pasti dicari dan diterjemahkan. Kalau aku menolak keharusan2 yang ditawarkan Andrea Hirata yang merasa tidak eksis kalau bukunya tidak diterjemahkan di luar negri. Bagaimana teman2...???





