kangen

Ditulis: Rabu 02-04-08 17:37

sastra usd tercinta,
apa kabarmu? sudah lama kita tidak berjumpa
apakah dikau masih seperti yang dulu?
sesak dengan para "gembel" yang memenuhi tiap sudut lorong itu!
riuh dengan suara diskusi para pendekar bersendal jepit dengan rambut gondrongnya!
kurasa tidak...
kurasa dirimu telah berubah...
kurasa saat ini tubuhmu wangi tertular bau parfum yang melekat dibadan orang2 yang menyender dilorong itu..
kurasa saat ini wajahmu tampak menawan dihiasi orang2 yang berpakaian rapih nan rupawan
satu hal yang pasti, sekarang dirimu sudah melek teknologi..dan saat ini aku menjadi bagian dari itu...dan akupun menikmatinya.. Smile
tapi bagaimana dengan media tulis lainnya?
apakah masih ada yang mengorbankan dirinya untuk menulis atas namamu? (membuat majalah, koran atau apapun bentuknya)
diriku sepakat dengan teknologi yanng positif, namun sastra adalah tulisan
aneh aja jikalau tidak ada sebuah karya/buah pikir tulisan dari para "penghuni"mu....
apa kata dunia?????????
namun kutahu dirimu sedang tumbuh dan akan terus tumbuh
untuk sebuah kesempurnaan
salam manis
Wink


usd

  • Senin 07-04-08 10:42

aku pikir usd tidak berubah sejak zaman anda masih melihat mas bersendal jepit rambut gondrong itu. sekarangpun masih ada. yang wangi banyak, yang tidak wangipun tidak sedikit. ketika kita melihat apakah tulisan masih beredar, saya akan bilang masih. saya melihat media papan di lorong sastra masih gagah berani berdiri sendiri dengan tulisan dari teman-teman darimanapun...

USD kabarnya baik-baik saja.

salam,
amarah durga


sipp

  • Kamis 10-04-08 13:19

terima kasih atas tanggapannya kawan durgadurga..tapi langsung ke pertanyaan selanjutnya?
apakah disastra sekarang ada sejenis majalah atau media tulis lainnya yang beredar? bukan seperti mading jaman SMU ("media papan di lorong sastra masih gagah berani berdiri sendiri dengan tulisan dari teman-teman darimanapun...")..
artinya saya rasa kawan2 bisa berbuat lebih dari itu dalam hal berkarya..
ketika sastra dianggap sebagai dunia tulis-menulis saya rasa pembuatan majalah atau sejenisnya merupakan hal yang wajib! dan ada beberapa alasan untuk itu :
- majalah atau sejenisnya dapat menjadi wadah para siswa untuk dapat menuangkan segala macam ilmu ataupun ide yang didapat dari dalam kelas maupun luar kelas.
- majalah atau sejenisnya dapat merangsang para siswa untuk menulis dan membaca lebih banyak dan banyak lagi.
- majalah atau sejenisnya dapat dijadikan ajang para siswa sastra untuk menyebarkan tulisannya atau gagasannya ke pihak luar sastra (karena kemudian majalah atau sejenisnya ini dapat dilihat oleh seluruh kalangan dalam ataupun luar kampus)
- dengan adanya majalah atau sejenisnya paling tidak para siswa tahu mengenai jurnalistik, dapat menambah rekam jejak di bidang jurnalistik, tahu tentang organisasi, kerjasama, birokrasi, dll
pada intinya mari kita bangun kampung sastra secara dinamis dan jangan berhenti untuk belajar dan mencintai sastra
bravo...
Wink


POETIK

  • Jumat 11-04-08 07:49

untuk buku, saya akan membocorkan sedikit rahasia yang bukan rahasia lagi. tahun lalu, tim antologi puisi (cabang dari tim media papan) dari Media Sastra telah mengeluarkan pengumuman yang isinya mengumpulkan puisi untuk dikumpulkan dan dijadikan antalogi puisi POETIK. akhirnya setelah mengalami proses yang panjang, antalogi puisi itu telah selesai produksi, dan akan beredar bulan April ini...jadi tunggu saja gebrakannya, hwahahahaha....

selain POETIK, ada juga newsletter MAKSA yang sempat beredar sampai edisi empat atau lima, saya lupa. isinya tentang fenomena tidak penting yang terjadi di sekitaran kampus. tim MAKSA melihat hal-hal yang tidak penting tersebut sebagai hal-hal yang akan menjadi penting pula.

itu dua tulisan terakhir yang beredar di sekitaran Sastra USD belakangan ini..kalau pada tahun-tahun sebelum 2004 itu malah banyak beredar buku atau majalah atau newsletter atau apalah itu namanya...mungkin gairah untuk bergerak dari mahasiswa sastra sekarang ini sedang menurun, salut saja untuk tim POETIK dan MAKSA yang berhasil menunjukkan kegairahannya dalam menulis dan berkarya.

anda tertarik untuk menulis dan menerbitkannya di sekitaran sastra?
nah, mari...

salam,
amarah durga


wouuw

  • Senin 14-04-08 17:09

ternyata ada media semacasm itu yahhh...
tapi saya tidak tahu...ahhh saya memang tidak pernah bersosialisasi dengan baik di sastra...
saya jadi tertarik untuk bergabung dengan kawan2 yang "mengurusi" POETIK atau MAKSA...
gimana cara ya..??
anyway thank 4 the info
Wink


bergabung

  • Selasa 15-04-08 16:34

untuk bergabung saya sendiri tidak mengerti bagaimana caranya, karena tidak pernah saya ketahui ada lowongan mencari pengurus MAKSA atau POETIK. saya merasa orang-orang yang bergerak membuat POETIK dan MAKSA bertemu secara alamiah dan terjadi begitu saja.

salam,
amarah durga


oohhhhh

  • Rabu 16-04-08 15:35

jadi kalo bisa dikatakan MAKSA dan POETIK itu "lembaga"/"organisasi" nonformal ya....
kenapa tidak dibuat formal aja???trus kontak person or "leader" nya sapa?
terbuka lah untuk umum biar tidak terkesan ekslusif...
tapi ya wess lah....
thanks for the info
Wink


mau ikut MAKSA ato POETIK?

  • Kamis 17-04-08 15:04

MAKSA
buletin "tidak penting" ini diprakarsai oleh Valoon.pernah terbit beberapa edisi.karena berbagai alasan, media unik ini sudah tidak terbit lagi. aku sendiri menyayangkan. jika "otakudang" mau mengetahui lebih lanjut atau bahkan mau berusaha menghidupkannya lagi, silahkan hubungi Valoon: 08179412563. media ini tidak ekskusif. Valoon mengajak beberapa teman dari angkatan 2007 untuk bareng-bareng menggarapnya.ia sendiri, sepanjang pengetahuanku, juga masih menginginkan adanya buletin di sastra USD.

POETIK
POETIK adalah antologi pertama yang dibuat Media Sastra. pengurusnya adalah teman-teman yang masuk divisi Media Papan, yaitu Bagian Antologi. koordinator Antologi POETIK adalah Galang Wijaya:08886708325. media ini juga tidak eksklusif, seperti juga semua program Media Sastra yang berusaha mengajak potensi-potensi baru.saat ini, POETIK tinggal disebarluaskan dan sedang butuh bantuan personel. jika "otakudang" benar-benar ingin terlibat, silahkan hubungi saja.sekali lagi, semua program tidak eksklusif.

untuk istilah formal dan non-formal, aku cukup bingung dengan definisi di kepala anda. yang formal itu yang kayak apa? yang gak formal itu yang kayak apa?
kalau geraknya masih di wilayah kampus, setahuku, yang formal disebut UKM dan yang informal disebut Komunitas.keduanya memiliki pengurus yang bisa dihubungi, keduanya punya program-program tertentu menurut bidangnya..


formal non-formal tu ga

  • mbik's picture
  • mbik
  • 02/10/08
  • 106
  • 424
  • Off
  • Sabtu 19-04-08 07:20

formal non-formal tu ga masalah asal bisa dipertanggung jawabkan ok


ga penting

  • Senin 21-04-08 13:44

menurutku kalo (organisasi) formal tuh ada kaitannya sama struktur (kampus/fakultas) yang sudah ada dan menjadi bagian daripada itu...apakah misalnya bagian dari BEMF, UKF atau sejenisnya...
sedangkan (organisasi) non formal sebaliknya, tidak ada keterikatan dengan struktur kampus...
namun, pada dasarnya diriku juga tidak mempermasalahkan tentang formal atau non formal..hanya sekedar ingin tau (status) aja...ga penting..
yang terpenting di sastra masih ada wadah untuk berkreasi dan berekspresi.....
terima kasih atas infonya...tak segan diriku untuk menghubungi teman2