UNdangan Terbuka
SEbentar lagi kita akan memperingati hari kemerdekaan 17-Agustus yang ke 63.
Sperti biasa tradisi bagi sebuah negara, hari kemerdekaan selalu diperingati secara hormat dan meriah. Walaupun kalau mau dikaji secara mendalam bahwa kemerdekaan yang seutuhnya belumlah kita miliki alias masih sekedar slogan dan lips service (terutama menjelang 2009) kemerdekaan menjadi barang dagangan untuk mencari suara dukungan. Padahal bukan Sekali or 2kali kita ngejalanin Drama Thrilerr 5 tahunan itu.
Tapi mau bagaimanapun kita harus tetap menghormati jasa para pahlawan yang rela mengorbankan nyawanya demi Negeri kita ini, berjalan kaki+peras keringat angkat senjata. Dan kitapun sebagai penerusnya tentu saja harus memanfaatkan kesempatan ini dengan memasuki ruang2 yang masih bisa dipakai untuk mengimplementasikan arti kemerdekaan yang sebenarnya dan membaginya kepada Saudara2 kita yang belum merdeka sepenuhnya. Apalagi yang secara struktural sangat susah sekali untuk merasakannya.
Kami dari Seni Merdeka, sebuah kelompok kerja yang terdiri dari orang2 bebas yang ingin memanfaatkan momentum kemerdekaan ini dengan mengespresikan rasa kemerdekaan dengan berkarya dan membagi-nya dengan sesama, karena inilah yang kami bisa.
Kami mengundang temen2 Mediasastra dan semua Pengunjung untuk bersama-sama berekspresi dan berkarya Merdeka.
Pada tanggal 17 Agustus 2008
Kita akan bersama-sama kirab mengusung tumpeng (nasi sakral) dari parkiran Abu Bakar Ali dan Pementasan Seni dan Budaya Merdeka di Depan Benteng Vrederbourg.
Silahkan menampilkan karya-karya yang temen2 miliki; Nyanyi, Puisi, Theatrikal, Performance, Lukisan, dll. Pokoknya semua yang berbau seni dan budaya.
Undangan ini terbuka bagi siapapun bagi mereka yang ingin menunjukan kemerdekaanya dan membaginya kepada orang lain.
NB: info lebih lanjut hub- Gonjales 085868524682



