Hari ini aku berkata pada Tuhan tentang segala kegelisahanku
Ceritakan pilu yang menyayat hati menyiksa batin
Berlari namun tetap saja berujung pada awal dimana ku mulai
Menampak lagi semua goresan-goresan didinding kegalauan
Mengapa cemas mampu merajai insan
Sedang tiap doa adalah berucap namaNya
Dimanakah Sang Hembusan nafas menyimpan rahasiaNya [Baca Selengkapnya]
: untuk gunari c.n
Malam itu kita bertemu setelah luruh sudah harap dan asa
“Mungkin Tuhan sengaja pertemukan kita di penghujung jalan ini,”kataku
Dari senyummu dapat kueja kata ; mungkin kita berjodoh...
Dan sejak itu, senyummu berkali-kali menyapa, singgah dan menetap di hati
Membuatku terpaku
Terhenti di sudut pengembaraanku
Hingga tak mampu lagi kugores sajak cintaku [Baca Selengkapnya]
secangkir kemesraan terhidang
secangkir debu datang
secangkir kerinduan pulang
secangkir debu terbuang
terkadang, rindu itu debu
acap, mesra bak debu
kulihat tebing hari
menggerutu sambil menyulam mimpi
menyemat gundah tak bertepi
buat langkah beku, lalu mati
aku kail makna lewat relungmu
dengan cerca
dengan duka
dengan suka
dengan abdiku
tapi tak kutemu


