Wah, Remaja Doyan Ngeseks!
Inilah fakta yang ditemukan di Prancis. Remaja perempuan Prancis melakukan ML saat usia dini, relatif sama dengan remaja lelaki.
Selain itu, jumlah remaja perempuan yang melakukan hubungan sejenis, lebih meningkat dibandingkan dengan remaja lelaki. Perempuan Prancis sudah aktif soal seks pada usia 18, sementara lelaki Prancis pada usia 17.
Demikian hasil penelitian National Institute for Health and Medical Research dan National Institute for Demographic Studies, Paris.
Peneliti menyebutkan bahwa lelaki Prancis berhubungan seks setahun lebih awal dibandingkan dengan 50 tahun lalu. Dan perempuan bermain seks tiga tahun lebih awal, juga dibandingkan dengan 50 tahun lalu.
Terjadi percepatan waktu untuk remaja perempuan. Juga ditemukan peningkatan empat persen dari jumlah perempuan berusia 18-69 tahun yang melakukan hubungan seks sejenis dibandingkan survei sebelumnya.
Sementara kaum lelaki yang melakukan hubungan seks sejenis relatif stabil jumlahnya dibandingkan dengan survei sebelumnya.
Dan tahukah Anda bahwa sepertiga remaja Prancis menemukan pasangan lewat internet? Dan fakta lainnya, baik perempuan maupun lelaki, memiliki pasangan berhubungan seks lebih dari satu orang!
Bagaimana dengan remaja Indonesia?




Indonesia ya???
ngawor... mereka i tau apa ttg sex..
diajari hal gtuan aja gk pernah yo, kita ini..
lha piye maneh, mereka i cuma bisa "ngawore" wae, sek penting ngrasake penak...
pemerintah aja memberi kita atm kondom, sementara sebagian rakyat kita sendiri blm tau apa itu SEX...
cuma taunya "penak lan penak",
kalo hamil ya digugurin aja... dokter juga banyak yg bisa nggugurin hal gtuan... asal duit cukup, gugur kandungan gk jadi soal . haha...
ah, kapitalis semakin merajalela ya...
kondom-pun bisa dipergunakan untuk membebaskan "persenggamaan"
yah, ujung2nya juga masalah duit aja kok, kalo sex di negara "suci" kita ini secara gk sadar dibebaskan...
ya, karna apa??? karna sex itu enak dan gampang, maka si kapitalis melihat hal ini sebagai peluang usaha najis, maka kondom dijual bebas...
haha...
Wah, jadi grusa grusu nih kalau ngomongin soal beginian. Hehe...
"Rugi" kalau ga mencoba, "Untung" kalau tidak sembarangan mencoba! Whe lha...
Cukup menarik membaca tulisan kawan Sigit, mengingat saya juga pencinta seks dan film biru^,^. Aku melihat di negara kita ini, seks itu terlalu menakutkan, padahal wuenaknya bukan main hehehe.. Coba saja kalian tanyakan pada orang banyak, resiko seks diluar nikah itu banyak sekali, ada yang bilang hamil, berzinah, atau penyakit kotor. Saya akan mencoba memberikan argumentasi dari tiga alasan yang menakuti tersebut, yang menurut saya cukup irasional.
Hamil, kenapa sih takut hamil? Takut disuruh nikah? Ya menurutku sih nikah dan punya anak itu sesuatu yang jauh lebih menggairahkan daripada bercinta. Sensasi yang ditawarkan lebih beragam meski memang kompleksitasnya juga lebih beragam.
Penyakit kotor? Kenapa takut sakit? Takut mati? Bukannya orang itu pasti sakit dan pasti mati? AIDS, singkatan yang begitu mengerikan kedengarannya, padahal banyak orang yang terkena virus HIV terkadang lebih tegar daripada orang sehat.
2 alasan tadi, menurutku, tidak irasional karena sebenarnya pun bisa dicegah. Ada teknologi yang namanya KONDOM, harganya juga tidak semahal HP berkamera. Kalaupun gak suka pake kondom, seperti saya (masak ngupil pake sarung tangan), ya sudah dihadapi aja resikonya. Cukup aneh saya melihat konsep seks di luar nikah di negara kita ini. Masak mau melakukan gak mau nerima resikonya? Kalo kerja, bisa terima resiko capek, kuliah juga mau tuh bayar mahal, atau beli hape mahal, meski gak tau fungsi2nya, apalagi buat para penyuka fashion, rela beli parfum, baju, sepatu mahal, padahal pasti ada orang lain yang menganggapnya jelek. Kalau gak mau luka, ya jangan main skateboard, kalau gak mau bayar yang jangan ngutang, kalau gak mau pusing, ya bunuh diri aja. Resiko itu sudah satu paket dengan kesenangan, apapun itu, bahkan berdoa dan masuk surga aja ada resikonya.
Nah kalau untuk soal 'perzinahan' itu lebih konyol lagi. Kenapa takut masuk neraka kalau sudah merasakan surga dunia? Itupun kalau agama anda benar, siapa tahu surga ternyata hanya sebuah khayalan para penggila utopia, yang tidak puas dan tidak pernah mensyukuri atas kehidupan mereka di dunia. Takut kok dosa, pindah ateis aja, maka dosa anda akan terhapuskan...
Ternyata, kalau tulisan yang diangkat bertemakan sex (dan teman-temannya), antusias anggota MediaSastra.Com untuk merespon cukup luar biasa.
Mantap!