lihat

bulan disana sendiri...
tak mau kah kau sekedar menyapanya..
tersenyumlah, berbicaralah
kau kan temukan secercah asa dan sebingkai cerita dari dia

kasian...
dia kesepian tanpa bintang2 yang mampu membuat dunianya bergemerlap
lihatlah, rasakan...
kenapa kau hanya menyunggingkan senyum tak manismu itu
lalu kemudian pergi???

aku menyibukan diriku dengan kata-kata sampah
aku menuntut, aku menasehati
aku menceramahi orang-orang yang berlalu
lelah akhirnya..

aku diam
memandang jauh keatas
tertunduk lesu
tersenyum ke bulan

senangnya dia kembali ceria...
tapi kenapa ya

 gambar Wahyu Adi Putra Ginting

ingin hati merengkuh bulan
apa daya bulannya hilang

bulan terbit di periuk nasi di dapur kontrakanku sore ini
panas cayanya yang hangat menjadikan makanmalamku bagai beras letup
bulan ternyata tak suka ada di langit
bosan ia dirindu pungguk
bingung pungguk rinduannya sembunyi

bulan bilang, "jangan bilang siapa-siapa, ya," lanjutnya, "aku betah di dalam sini."

ria hati
bulan ada di periuk nasi
beras letup rasa bulan kini tak usah lagi di beli
dia ada di dapur kontrakan kami

oh, bulan
betapa langit terlalu luas buatmu
tak habis sejuta tahun kau kelilingi

dan hanya batu
serta karang
berikut pasir di pantai
sekalian remang temaram senja
yang tak bersorak
atas bersembunyinya dirimu

 gambar Wahmuji

masa' sih dia tersenyum ceria?

mungkin itu cuma kamu aja yang sedang beralih emosi. menyadari pergeseran distorsi-distorsi warna batinmu.hahaha...

mungkin juga karena kamu memang ingin melihat senyum, melihat keceriaan yang sering kamu rindukan masuk ke dirimu.maka masuklah ia dari pikiranmu! hahaha...asyik tuh kayaknya "mengontrol" dunia dengan pikiran.

tapi aku senang kok kalo kamu senang. cup cup muach muach..

salam cinta,
wahmuji

 gambar thesuperduperloser

jadi keinget lagu 'kalo bulan bisa ngomong'...hehe