Soulsensation

Malam
Submitted by Haryo on Tue, 02/26/2008 - 15:53.Aku malu namun aku suka
Bau mulut mu, penuh aroma memikat
Aku tak pernah takut
Jika dosa ku lakukan karena itu
Aku kau sentuh ku suka dan kau juga
Bertaut bukan berpijak, tapi kokoh
Bergulir tak lebam berpeluh dengan semangat
Ya, aku juga suka
Gerah bukan ku kau benci
Panas tidak ku kau tolak
Bara tidak pun menyakitkan, sebab
Itu cinta
Aku kau bukan Bulan juga Matahari
|

Numb
Submitted by Haryo on Tue, 02/26/2008 - 15:36.I’m Not A Man You See
I was a man
I used to be
Play the part of life of me
Being a man that I don’t wanna be
Pretend receive the destiny
Which unsheathe my conscious, in the day
That the worlds were leaving me
Fragile inside
Inside of me
Try hard to find
To find my ember
A half of you of me
Now dying
Fly a like fleece
Poison in mine
My faith and belief
+

Jadilah Bintang, Karena Dia Tak Pernah Takut Sendiri!
Submitted by Haryo on Tue, 02/26/2008 - 15:30.Gelap menuntun aku dari luka
Merangkai jejak-jejak bintang dalam indahnya
Kala mentari tak lagi tenggelamkan mereka
Berkerudung pada pijarnya
Tak ada yang terbaik dalam hidup ku
Selain kepergian mu
Menikmati sendiri ku
Dan rasa memiliki itu; ya, diri mu
Sesal jadi temanku
Masa lalu jadi sahabat terbaikku
Kala malam-malamku
Terhenyak dari mimpi tentangmu juga aku

Menangkis Pedih
Submitted by Haryo on Tue, 02/26/2008 - 15:14.Menangkis Pedih
Engkau adalah kuncup bibir yang melahirkan
Hujan tanya dalam jiwa
Mematahkan semua kering jawab yang meretakkan
Hutan keterasingan dalam sanubari dan jiwa
Menangkis pedih
Menangis sedih
Saat benak mu tiba
Saat meronta iba
Engkau adalah kuncup bibir yang melahirkan
Dan aku sedang melukis mu dengan darah dan air mata.
Jogjamungil, 20 Oktober 2005
-Haryo-

Recent comments
5 hours 24 min ago
9 hours 11 min ago
9 hours 16 min ago
9 hours 35 min ago
2 days 13 hours ago
3 days 4 hours ago
1 week 1 day ago
1 week 2 days ago
1 week 2 days ago
1 week 2 days ago