Ke Atas ^
  • Mentari Pulang

    Layaknya jalan mengarah kepada mentari yang pulang, cahaya keemasan mentari yang indah memberi penerangan sepanjang jalan. Menyipitkan mata hanya untuk mengintip, terlalu terang. Namun tidak ada gerak berpaling gapai binar, indah, namun menyilaukan indra. Bertumpu ditepi ngarai, mengawasi sinar berganti kegelapan hampa. Masih menunggu mentari pulang, kekosongan nan elok. Turunkan sejenak kelopak mata, menanti sang cahaya petang. Mengulang lagi penantian, tetap menanti. Sebentuk kesetiaan batin yang hampa, siapa tahu.

    | Link | Dibaca 17 kali
memuat Disqus ...

Diatra Bulan Ini



Almanak