Ke Atas ^
  • Peraduan

    Entah dimana harus aku sematkan tentang rindu dan kegelisahan yang tak terbendung oleh nurani. Seekali satu ingatan teralamtkan pada sosok ramah akan senyum, ia hadir membendung segala kekhawatiran kadang pula ia hadir membawa kekhawatiran.

    Kekhawatiranku terbentur pada pertanyaan orang – orang, kau ini siapa,? Menanyakan banyak hal tentangnya pada semua teman dekatnya. Ku pikir tak berlebihan aku menaruh khawatir pada dia yang selalu aku perbincangkan dengan tuhan. Sekali lagi, awalnya kupikir ini tak berlebihan.

    Lama aku pikir, ternyata aku ini lucu, mengkhawatirkan seorang yang jelas – jelas tak butuh sedikitpun kekhawatiran dariku.

    Ya saya pikir dia lebih baik tak tau ini, biar saja dia menaruh bahagia pada hati yang telah dipilihnya, sedang aku terus disini terus mengikis sedikit demi sedikit rindu hingga ia hilang, meski itu artinya aku harus menyayat hatiku sendiri setiap kali rindu itu datang.  


    | Link | Dibaca 546 kali
memuat Disqus ...

Diatra Bulan Ini



Almanak